Zona Integritas
Selasa, 21 Januari 2020
Senin, 20 Januari 2020
Soal tentang Gaya Lorentz Diskusi Kelompok
Posted by Guru T.I.K
17.48, under | No comments
Soal
No. 1
Sebuah kawat tembaga sepanjang
10 m dialiri arus listrik sebesar 5 mA. Jika kawat tembaga tersebut tegak lurus
berada dalam medan magnet sebesar 8 Tesla, berapakah Gaya Lorentz yang timbul?
Soal
No. 2
Sebuah kawat penghantar
memiliki panjang 12 m tegak lurus berada dalam sebuah medan magnet sebesar 90
Tesla. Jika kuat arus listrik yang mengalir pada kawat sebesar 0,02 mA.
Berapakah besar Gaya Lorentz-nya?
Soal
No. 3
Jika gaya Lorentz yang
ditimbulkan oleh kawat tembaga sepanjang 2 m dan dialiri arus listrik sebesar 2
mA adalah 2 N, maka berapakah besar medan magnet yang melingkupi kawat tembaga
tersebut?
Soal
No. 4
Jika Gaya Lorentz yang dialami
sebuah kawat penghantar yang panjangnya 5 m adalah 1 N dan arus yang mengalir
pada kawat sebesar 2 mA, berapakah gaya magnet yang dialami kawat penghantar
tersebut?
Soal
No. 5
Kemanakah arah gaya Lorentz, jika:
1. Arah arus ke sumbu z
dan arah medan magnet ke sumbu y
2. Arah arus ke sumbu – y dan
arah medan magnet ke sumbu x
Jumat, 17 Januari 2020
Membangun Kelas Digital dengan Google Classroom
Posted by Guru T.I.K
19.07, under | No comments
EFEKTIFKAN KELAS DENGAN GOOGLE CLASSROOM
Memulai Kelas Sebagai Guru/Pengajar
Masuk dan Memulai Kelas
Bergabung Dengan Kelas
Mengubah Setelan Akun
Menyiapkan Notifikasi Selular
Membuat dan mengelola kelas
Menambahkan Kelas
Menambahkan Laman Sumber Daya Kelas
Mengundang Guru/Pengajar ke Kelas
Mengundang Siswa ke Kelas
Mengatur Hak Akses Kelas
Menghapus Siswa dari Kelas
Menghapus Guru/Pengajar dari Kelas
Mengarsipkan Kelas
Membuat dan memberi nilai tugas
Membuat dan Memodifikasi/Mengedit Tugas
Melihat Tugas
Menilai dan Mengembalikan Tugas
Berkomunikasi dengan Siswa
Membuat Pengumuman
Mengirim Email kepada Siswa
Membuat Pertanyaan
Menilai dan Mengembalikan Pertanyaan dengan Jawaban Singkat
* Berbagi ke Kelas
* Berbagi ke Kelas dengan Chrome
Memindahan Postingan ke Atas Aliran Kelas
Menggunakan Kembali Postingan/Repost
Memulai Kelas Sebagai Siswa
Mengelola kelas
Membatalkan pendaftaran/keluar dari kelas
Melihat Kelas Yang Diarsipkan
Melihat Laman Sumber Daya Kelas
Mengelola Tugas
Melihat Tugas
Mengirimkan Tugas
Melihat Tugas Yang Dikembalikan
* Menggunakan tombol Berbagi Kelas
Berinteraksi Dengan Teman Sekelas
Mengeposkan ke Aliran Kelas
Menyebut/men-Tag orang untuk Berbagi Pesan
* Mengirim Email
Menjawab Pertanyaan
* Berbagi ke Kelas
* Berbagi ke Kelas dengan Chrome
Sabtu, 11 Januari 2020
Materi Perdagangan Internasional IPS Kelas 9
Posted by Guru T.I.K
01.30, under | No comments
Pengertian Perdagangan Internasional
Secara
umum, perdagangan internasional diartikan sebagai hubungan tukar-menukar barang
atau jasa yang saling menguntungkan antara suatu negara dengan negara lainnya.
Perdagangan internasional lebih kompleks daripada perdagangan dalam negeri,
karena perdagangan internasional melewati batas wilayah pabean
dan wilayah negara. Sementara itu, setiap negara memiliki mata uang sendiri, sistem ekonomi sendiri,
aturan bea cukai sendiri, sistem tata niaga, sistem ukuran atau timbangan, dan standar kualitas yang berbeda.
dan wilayah negara. Sementara itu, setiap negara memiliki mata uang sendiri, sistem ekonomi sendiri,
aturan bea cukai sendiri, sistem tata niaga, sistem ukuran atau timbangan, dan standar kualitas yang berbeda.
Faktor penyebab terjadinya perdagangan
internasional
Berikut
ini merupakan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perdagangan
antarnegara, yaitu:
1. Perbedaan sumber daya yang dimiliki. Perbedaan
yang dimiliki oleh tiap-tiap negara seperti perbedaaan letak geografis, keadaan
geologis, topografis, iklim pada negara-negara di dunia, kekayaan alam yang
dimiliki, dan produksi mendorong masyarakat tiap-tiap negara untuk dapat saling
memenuhi kebutuhan dan saling mengisi kekurangan yang dimiliki masingmasing
negara tersebut agar tercapai kemakmuran.
2. Perbedaan kualitas penduduk ditinjau dari segi
pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.
3. Berkembangnya sistem komunikasi dan sarana
transportasi.
4. Adanya spesialisasi produksi. Setiap negara
berusaha untuk memproduksi barang yang sesuai dengan tingkat keistimewaan yang
dimiliki masing-masing baik secara alamiah atau teknologi sehingga menghasilkan
keuntungan mutlak atau keuntungan komparatif.
Manfaat perdagangan internasional
Ada
banyak manfaat yang didapat dari perdagangan internasional. Manfaat perdagangan
internasional
antara lain sebagai berikut.
antara lain sebagai berikut.
1. Untuk memenuhi kebutuhan akan barang/jasa.
Barang/jasa yang tidak dapat dihasilkan dalam suatu negara dapat diperoleh
dengan mengadakan perdagangan dengan negara penghasil barang/ jasa tersebut.
2. Dapat memperoleh barang/jasa dengan harga yang
lebih murah. Biaya untuk menghasilkan suatu jenis barang/ jasa tidak sama pada
setiap negara. Ada jenis barang yang dapat dihasilkan suatu negara dengan harga
yang jauh lebih murah dibandingkan biaya yang dikeluarkan di negara lain.
3. Mendorong kegiatan ekonomi dalam negeri.
Terbukanya perdagangan antarnegara akan medorong setiap negara meningkatkan
produksi atau memperluas usahanya. Di samping itu, akan muncul usaha-usaha lain
yang berkaitan dengan perdagangan antarnegara. Misalnya, pengangkutan,
penyimpanan, periklanan, pengepakan, dan lain-lain.
4. Memperluas lapangan kerja Dengan bertambahnya
kegiatan-kegiatan ekonomis di dalam negeri, lapangan kerja semakin luas, dan
beraneka ragam.
5. Merupakan sumber pendapatan bagi negara.
Melalui kegiatan ekspor impor, pendapatan pemerintah akan meningkat melalui
pajak ekspor maupun biaya impor yang dikenakan pada barang yang
diperjualbelikan.
6. Menambah jumlah barang dan kualitas barang.
7. Memperoleh manfaat dari adanya spesialisasi
dalam bentuk keunggulan komparatif dan peningkatan kemakmuran.
8. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
produksi, yang pada dasarnya bersumber pada skala ekonomis dalam proses
produksi, teknologi baru, dan rangsangan bersaing.
9. Meningkatkan proses tukar-menukar antarnegara.
10. Meningkatkan devisa negara.
11. Mendorong terjadinya persaingan sehat yang
pada gilirannya menimbulkan perkembangan teknologi.
12. Meningkatkan perluasan pasar
(produksi-konsumsi).
Hambatan perdagangan antarnegara
Banyak hambatan dan permasalahan yang dihadapi
dalam perdagangan luar negeri. Dari berbagai masalah yang ada di bawah ini
disebutkan beberapa masalah yang pokok, antara lain sebagai berikut.
1.
Ancaman perang. Ancaman ini merupakan paling serius bagi perdagangan luar
negeri. Itulah sebabnya, setiap negara berusaha untuk tidak bergantung pada
perdagangan dengan negara lain. Sebab bila terjadi perang maka perekonomian
negaranegara yang terlibat perang akan mengalami akibat yang buruk.
2.
Perbedaan tingkat upah. Negara yang memiliki biaya tenaga kerja yang relatif murah
dengan sendirinya akan mampu menjual barangnya di pasar internasional dengan
harga yang relatif murah pula. Hal ini akan mematikan negara yang harga tenaga
kerjanya mahal.
3.
Peraturan/kebijakan negara lain. Setiap negara berusaha untuk melindungi perekonomian di
dalam negerinya dari pengaruh perdagangan internasional. Untuk melindungi
perekonomian suatu negara, pemerintah dapat mengeluarkan berbagai macam
peraturan/kebijakan. Tindakan yang selama ini banyak dilakukan adalah berupa proteksi,
yaitu usaha melindungi industri-industri di dalam negeri.
Bentuk proteksi itu ada berbagai macam,
diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Tarif dan bea masuk : Dikenakannya tarif/bea masuk yang tinggi
bagi barang luar negeri, akan mengakibatkan harga barang tersebut kalah
bersaing dengan barang dalam negeri.
2. Pelarangan impor : Produksi dari luar negeri sama sekali
tidak boleh masuk ke pasaran dalam negeri. Misalnya, harga sepatu buatan
Indonesia jauh lebih murah dibandingkan harga sepatu buatan Malaysia. Akan
tetapi, karena pemerintah Malaysia melarang impor, maka sepatu Indonesia tidak
boleh masuk ke pasar Malaysia.
3. Pelarangan ekspor : Produksi dari dalam negeri sama sekali tidak
boleh dijual ke pasaran luar negeri. Misalnya, pemerintah Indonesia pernah
melarang ekspor rotan mentah ke luar negeri karena mebel rotan buatan Indonesia
kalah bersaing dengan mebel rotan buatan luar negeri. Padahal rotannya berasal
dari Indonesia.
4. Kuota : Kuota ialah pembatasan jumlah barang
impor yang boleh masuk ke dalam negeri.
5. Subsidi : Subsidi atau bantuan pemerintah dimaksudkan
agar produsen dalam negeri dapat menjual barangnya lebih murah, sehingga mampu
bersaing dengan barang impor.
6. Dumping : Kebijakan ini merupakan salah satu bentuk pembedaan harga antara
yang berlaku di dalam negeri dan di luar negeri. Negara yang mengekspor
barangnya ke pasar negara lain memberlakukan harga yang lebih murah
dibandingkan harga di dalam negeri sendiri.
Bahan Diskusi Perdagangan Internasional IPS Kelas 9
Posted by Guru T.I.K
00.52, under | No comments
Bahan Diskusi Kelompok Perdagangan
Internasional
1. Pernyataan yang BUKAN merupakan
cakupan dari kegiatan perdagangan internasional adalah …
A. Pak Harto senang mengenakan produk
otomotif asal Jepang
B. Indonesia rutin mengirimkan tenaga
kerja ke beberapa negara ASEAN
C. Pak Rudi warga negara Indonesia, menjual
barang kepada rekannya berkebangsaan Australia tinggal di Semarang.
D. Saat bulan puasa impor kurma dari
Arab Saudi menongkat untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri
E. Taiwan menjual produk pakan pertanian
ke Thailand
2. Untuk menghasilkan barang dengan
kualitas baik dibutuhkan tenaga kerja handal demi meningkatkan daya saing
ekspor. Hal ini merupakan manfaat perdagangan internasional, yaitu….
A. Meningkatkan kualitas dan kuantitas
konsumsi
B. Mempersempit ketimpangan distribusi
pendapatan
C. Meningkatkan kelompok bukan angkatan
kerja
D. Efisiensi biaya produksi
E. Meningkatkan kesempatan kerja
3. Negara X memutuskan membeli produk
otomotif dari negara Y karena butuh biaya lebih besar bila harus memproduksi
produk otomotif sendiri. Hal tersebut mengindikasikan adanya faktor pendorong
perdagangan internasional, yaitu….
A. Perbedaan teknologi
B. Perbedaan sumber daya manusia
C. Perbedaan sumber daya alam
D. Perbedaan selera
E. Efisiensi
4. Berikut ini adalah suatu kegiatan
yang menyebabkan devisa suatu negara bertambah…
A. Memberikan pinjaman luar negeri
B. Mengekspor barangke luar negeri
C. Pemerintah menjual valuta asing demi
menstabilkan kurs
D. Menjual barang di dalam negeri
E. Membiayai duta besar di luar negeri
5. Berikut ini adalah contoh terciptanya
peralihan teknologi akibat perdagangan internasional…
A. Pemberian pelatihan terhadap teknisi
mobil hemat energi diimpor Jepang.
B. Diberlakukannya impor beras guna
memenuhi kebutuhan dalam negeri
C. Ekspor produk pertanian ke negara
yang mengalami kekurangan produk pertanian
D. Produk otomotif buatan Jepang sangat
diminati di Indonesia karena Jepang mampu menghasilkan produk otomotif
berkualitas baik dengan biaya reltaif murah.
E. Kurma banyak dibeli negara-negara tetangga
karena kurma dapat tumbuh subur di Arab Saudi



