VISI :

UNGGUL DALAM PRESTASI, BERIMAN, BERTAQWA, BERBUDI LUHUR, PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN SERTA PEDULI TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19
Dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat, SMPN 1 Turi Lamongan berkomitmen untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) juga menjadikan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)
Zona Integritas

Sabtu, 11 Januari 2020

Materi Perdagangan Internasional IPS Kelas 9

Posted by Guru T.I.K 01.30, under | No comments

Pengertian Perdagangan Internasional
Secara umum, perdagangan internasional diartikan sebagai hubungan tukar-menukar barang atau jasa yang saling menguntungkan antara suatu negara dengan negara lainnya. Perdagangan internasional lebih kompleks daripada perdagangan dalam negeri, karena perdagangan internasional melewati batas wilayah pabean
dan wilayah negara. Sementara itu, setiap negara memiliki mata uang sendiri, sistem ekonomi sendiri,
aturan bea cukai sendiri, sistem tata niaga, sistem ukuran atau timbangan, dan standar kualitas yang berbeda.

Faktor penyebab terjadinya perdagangan internasional
Berikut ini merupakan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perdagangan antarnegara, yaitu:

1.  Perbedaan sumber daya yang dimiliki. Perbedaan yang dimiliki oleh tiap-tiap negara seperti perbedaaan letak geografis, keadaan geologis, topografis, iklim pada negara-negara di dunia, kekayaan alam yang dimiliki, dan produksi mendorong masyarakat tiap-tiap negara untuk dapat saling memenuhi kebutuhan dan saling mengisi kekurangan yang dimiliki masingmasing negara tersebut agar tercapai kemakmuran.
2.  Perbedaan kualitas penduduk ditinjau dari segi pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.
3.  Berkembangnya sistem komunikasi dan sarana transportasi.
4.  Adanya spesialisasi produksi. Setiap negara berusaha untuk memproduksi barang yang sesuai dengan tingkat keistimewaan yang dimiliki masing-masing baik secara alamiah atau teknologi sehingga menghasilkan keuntungan mutlak atau keuntungan komparatif.
Manfaat perdagangan internasional
Ada banyak manfaat yang didapat dari perdagangan internasional. Manfaat perdagangan internasional
antara lain sebagai berikut.

1.  Untuk memenuhi kebutuhan akan barang/jasa. Barang/jasa yang tidak dapat dihasilkan dalam suatu negara dapat diperoleh dengan mengadakan perdagangan dengan negara penghasil barang/ jasa tersebut.
2.  Dapat memperoleh barang/jasa dengan harga yang lebih murah. Biaya untuk menghasilkan suatu jenis barang/ jasa tidak sama pada setiap negara. Ada jenis barang yang dapat dihasilkan suatu negara dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan biaya yang dikeluarkan di negara lain.
3.  Mendorong kegiatan ekonomi dalam negeri. Terbukanya perdagangan antarnegara akan medorong setiap negara meningkatkan produksi atau memperluas usahanya. Di samping itu, akan muncul usaha-usaha lain yang berkaitan dengan perdagangan antarnegara. Misalnya, pengangkutan, penyimpanan, periklanan, pengepakan, dan lain-lain.
4.  Memperluas lapangan kerja Dengan bertambahnya kegiatan-kegiatan ekonomis di dalam negeri, lapangan kerja semakin luas, dan beraneka ragam.
5.  Merupakan sumber pendapatan bagi negara. Melalui kegiatan ekspor impor, pendapatan pemerintah akan meningkat melalui pajak ekspor maupun biaya impor yang dikenakan pada barang yang diperjualbelikan.
6.  Menambah jumlah barang dan kualitas barang.
7.  Memperoleh manfaat dari adanya spesialisasi dalam bentuk keunggulan komparatif dan peningkatan kemakmuran.
8.  Meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi, yang pada dasarnya bersumber pada skala ekonomis dalam proses produksi, teknologi baru, dan rangsangan bersaing.
9.  Meningkatkan proses tukar-menukar antarnegara.
10.   Meningkatkan devisa negara.
11.   Mendorong terjadinya persaingan sehat yang pada gilirannya menimbulkan perkembangan teknologi.
12.   Meningkatkan perluasan pasar (produksi-konsumsi).
Hambatan perdagangan antarnegara
Banyak hambatan dan permasalahan yang dihadapi dalam perdagangan luar negeri. Dari berbagai masalah yang ada di bawah ini disebutkan beberapa masalah yang pokok, antara lain sebagai berikut.
1.    Ancaman perang. Ancaman ini merupakan paling serius bagi perdagangan luar negeri. Itulah sebabnya, setiap negara berusaha untuk tidak bergantung pada perdagangan dengan negara lain. Sebab bila terjadi perang maka perekonomian negaranegara yang terlibat perang akan mengalami akibat yang buruk.
2.    Perbedaan tingkat upah. Negara yang memiliki biaya tenaga kerja yang relatif murah dengan sendirinya akan mampu menjual barangnya di pasar internasional dengan harga yang relatif murah pula. Hal ini akan mematikan negara yang harga tenaga kerjanya mahal.
3.    Peraturan/kebijakan negara lain. Setiap negara berusaha untuk melindungi perekonomian di dalam negerinya dari pengaruh perdagangan internasional. Untuk melindungi perekonomian suatu negara, pemerintah dapat mengeluarkan berbagai macam peraturan/kebijakan. Tindakan yang selama ini banyak dilakukan adalah berupa proteksi, yaitu usaha melindungi industri-industri di dalam negeri. 

Bentuk proteksi itu ada berbagai macam, diantaranya adalah sebagai berikut.
1.  Tarif dan bea masuk : Dikenakannya tarif/bea masuk yang tinggi bagi barang luar negeri, akan mengakibatkan harga barang tersebut kalah bersaing dengan barang dalam negeri.
2.  Pelarangan impor :  Produksi dari luar negeri sama sekali tidak boleh masuk ke pasaran dalam negeri. Misalnya, harga sepatu buatan Indonesia jauh lebih murah dibandingkan harga sepatu buatan Malaysia. Akan tetapi, karena pemerintah Malaysia melarang impor, maka sepatu Indonesia tidak boleh masuk ke pasar Malaysia.
3.  Pelarangan ekspor : Produksi dari dalam negeri sama sekali tidak boleh dijual ke pasaran luar negeri. Misalnya, pemerintah Indonesia pernah melarang ekspor rotan mentah ke luar negeri karena mebel rotan buatan Indonesia kalah bersaing dengan mebel rotan buatan luar negeri. Padahal rotannya berasal dari Indonesia.
4.  Kuota : Kuota ialah pembatasan jumlah barang impor yang boleh masuk ke dalam negeri.
5.  Subsidi : Subsidi atau bantuan pemerintah dimaksudkan agar produsen dalam negeri dapat menjual barangnya lebih murah, sehingga mampu bersaing dengan barang impor.
6. Dumping : Kebijakan ini merupakan salah satu bentuk pembedaan harga antara yang berlaku di dalam negeri dan di luar negeri. Negara yang mengekspor barangnya ke pasar negara lain memberlakukan harga yang lebih murah dibandingkan harga di dalam negeri sendiri.

Bahan Diskusi Perdagangan Internasional IPS Kelas 9

Posted by Guru T.I.K 00.52, under | No comments

Bahan Diskusi Kelompok Perdagangan Internasional
1. Pernyataan yang BUKAN merupakan cakupan dari kegiatan perdagangan internasional adalah …
A. Pak Harto senang mengenakan produk otomotif asal Jepang
B. Indonesia rutin mengirimkan tenaga kerja ke beberapa negara ASEAN
C. Pak Rudi warga negara Indonesia, menjual barang kepada rekannya berkebangsaan Australia tinggal di Semarang.
D. Saat bulan puasa impor kurma dari Arab Saudi menongkat untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri
E. Taiwan menjual produk pakan pertanian ke Thailand
2. Untuk menghasilkan barang dengan kualitas baik dibutuhkan tenaga kerja handal demi meningkatkan daya saing ekspor. Hal ini merupakan manfaat perdagangan internasional, yaitu….
A. Meningkatkan kualitas dan kuantitas konsumsi
B. Mempersempit ketimpangan distribusi pendapatan
C. Meningkatkan kelompok bukan angkatan kerja
D. Efisiensi biaya produksi
E. Meningkatkan kesempatan kerja
3. Negara X memutuskan membeli produk otomotif dari negara Y karena butuh biaya lebih besar bila harus memproduksi produk otomotif sendiri. Hal tersebut mengindikasikan adanya faktor pendorong perdagangan internasional, yaitu….
A. Perbedaan teknologi
B. Perbedaan sumber daya manusia
C. Perbedaan sumber daya alam
D. Perbedaan selera
E. Efisiensi
4. Berikut ini adalah suatu kegiatan yang menyebabkan devisa suatu negara bertambah…
A. Memberikan pinjaman luar negeri
B. Mengekspor barangke luar negeri
C. Pemerintah menjual valuta asing demi menstabilkan kurs
D. Menjual barang di dalam negeri
E. Membiayai duta besar di luar negeri
5. Berikut ini adalah contoh terciptanya peralihan teknologi akibat perdagangan internasional…
A. Pemberian pelatihan terhadap teknisi mobil hemat energi diimpor Jepang.
B. Diberlakukannya impor beras guna memenuhi kebutuhan dalam negeri
C. Ekspor produk pertanian ke negara yang mengalami kekurangan produk pertanian
D. Produk otomotif buatan Jepang sangat diminati di Indonesia karena Jepang mampu menghasilkan produk otomotif berkualitas baik dengan biaya reltaif murah.
E. Kurma banyak dibeli negara-negara tetangga karena kurma dapat tumbuh subur di Arab Saudi

Senin, 15 Juli 2019

Pedoman Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Tahun 2019

Posted by Guru T.I.K 07.06, under | No comments


 Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) di tahun 2019 menyelenggarakan Program Peningkatan Kompentensi Pembelajaran (PKP). Pelaksanaan program ini dilakukan melalui zonasi. Zonasi yang dimaksud adalah dengan memanfaatkan kelompok kerja guru di wilayah misalkan Pusat Kegiatan Guru (PKG) untuk jenjang TK, Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk jenjang SD, Musyawarah Guru Bimbingan dan Pembelajaran (MGMP) untuk SMP, SMA, dan SMK. Mungkin banyak yang bertanya, apa itu PKP? Apa berbedaan dengan PKB, atau bagaimana pelaksanaan PKP tahun 2019, dalam postingan kali ini, kita akan membahas secara lengkap.

Buku PKP 2019


Apa itu PKP?

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Pelaksanaan PKP ini berorientasi pada Higher Other Thingking Skill (HOTS).

Dalam kegiatan PKP guru akan dibekali dengan kemampuan bagaimana membuat perencanaan pembelajaran (RPP) yang  berorientasi HOTS, melaksanakan pembelajaran berorientasi HOTS, dan melaksanakan penilaian yang juga berorientasi HOTS. Guru-guru yang memiliki kompetensi lebih akan digunakan sebagai Narasumber/Instruktur/Guru Inti Program PKP Tahun 2019 ini.

Perbedaan PKP dengan PKB
Di tahun 2017-2018, kita mengenal Guru Pembelajar yang diluncurkan di tahun 2016. Tentu banyak yang bertanya apa perbedaan PKP dengan PKB. Berikut merupakan dua perbedaan utama PKP 2019 dengan  PKB Guru Pembelajar.

  1. PKB Guru Pembelajar berorientasi pada peningkatan kompetendi substansi/profesional guru, sedangkan PKP tahun 2019 berorientasi pada peningkatan pembelajaran (How to teach)
  2. PKB Guru Pembelajar berbasis pada hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015, sedangkan PKP Tahun 2019 berbasis pada hasil UN dan USBN.

Pedoman PKP Tahun 2019

Untuk mempermudah pelaksanaan PKP Tahun 2019, Dirjen GTK mengeluarkan Pedoman PKP Tahun 2019. Pedoman ini memuat:
  1. Program PKP
  2. Pelaksanaan PKP 
  3. Penilaian, Sertifikat, dan Pelaporan PKP
  4. Standar Penyelenggaraan PKP
  5. Penjaminan Mutu PKP
  6. Berbagai format penilaian pelaksanaan PKP
Bagi yang ingin memiliki Pedoman PKP Tahun 2019, bisa diunduh melalui link di bawah ini.



Juknis PKP Tahun 2019

Selain mengeluarkan Pedoman PKP Tahun 2019, Dirjen GTK juga mengeluarkan Juknis PKP Tahun 2019. Juknis PKP Tahun 2019 memuat:
GAMBARAN UMUM PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP) BERBASIS ZONASI
  1. Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
  2. Prinsip Dasar Pelaksanaan Program PKP
  3. Zona Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
  4. Mekanisme Pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi
  5. Komponen Pelaksana pada Program PKP Berbasis Zonasi

PELAKSANAAN PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN BERORIENTASI KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DALAM ZONASI
  1. Waktu dan Tempat
  2. Pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi
  3. Pengelolaan Kelas
  4. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
  5. Peran dan Tanggungjawab
  6. Penilaian
MONITORING, EVALUASI, SERTIFIKAT DAN PELAPORAN
  1. Monitoring dan Evaluasi
  2. Perangkat Evaluasi
  3. Pelaporan
  4. Penerbitan Sertifikat dan Surat Keterangan
LAMPIRAN
  1. Lampiran 1 Format Daftar Hadir
  2. Lampiran 2 Format Penilaian Proses
  3. Lampiran 3 Format Monitoring dan Penilaian Hasil Belajar/Tagihan
  4. Lampiran 4 Indikator Evaluasi Pembelajaran Program PKP Berbasis Zonasi
  5. Lampiran 5 Format Penilaian Kompetensi Program PKP Berbasis Zonasi
  6. Lampiran 6 Sistematika Laporan Pelaksanaan  Program PKP Berbasis Zonasi
  7. Lampiran 7 Format Sertifikat Program PKP Berbasis Zonasi (Bagian Depan)
  8. Lampiran 8 Format Surat Keterangan Program PKP Berbasis Zonasi
Petunjuk Teknsi Peningkatan Kompetensi Pembelajaran bisa diunduh melalui link di bawah ini.


Buku Pegangan PKP Bagi Narasumber, Instruktur, dan Guru Inti

Bagi yang terpilih sebagai Narasumber, Instruktur ataupun Guru Inti PKP Tahun 2019, berikut ini merupakan Buku Pegangan PKP Bagi Narasumber, Instruktur, dan Guru Inti. Di dalam Buku Pegangan ini memuat materi:

KEGIATAN PEMBELAJARAN
  1. Topik Umum
  2. Topik Pokok
  3. Topik Penunjang
LEMBAR KERJA DAN RUBRIK

Buku Pegangan PKP Bagi Narasumber, Instruktur bisa diunduh melalui link di bawah ini.



Buku Pegangan Penilaian HOTS PKP Tahun 2019

HOTS merupakan orientasi dari pelaksanaan PKP Tahun 2019. Oleh karena itu, Dirjen GTK juga mengeluarkan Buku Penilaian Berorientasi HOTS. Dalam buku tersebut memuat:

PENDAHULUAN
  1. Rasional 
  2. Dasar Hukum
  3. Tujuan 
  4. Sasaran Buku Pegangan 
PENILAIAN DAN PENGEMBANGAN SOAL HOTS
  1. Deskripsi Singkat
  2. Penilaian Sikap 
  3. Penilaian Pengetahuan
  4. Pengertian HOTS
  5. Karakteristik
  6. Menggunakan bentuk soal beragam 
  7. Level Kognitif
  8. Langkah-langkah Penyusunan soal HOTS
  9. Penilaian Keterampilan 
PENUTUP

Selengkapnya mengenai Buku Pegangan Penilaian HOTS PKP Tahun 2019 dapat diunduh melalui link di bawah ini.


Demikian informasi mengenai Pedoman Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Tahun 2019, semoga bermanfaat.


Kumpulan Materi PKP Guru SMP Tahun 2019

Posted by Guru T.I.K 06.59, under | No comments



Untuk merealisasikan amanah undang-undang sebagaimana dimaksud, pada tahun 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melaksanakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Pengembangan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
Program PKB melalui PKP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Program ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Pembekalan Narasumber Nasional, Pembekalan Instruktur Kab./Kota, Pembekalan Guru Inti dan selanjutnya Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi di guru sasaran.
Sebagai salah satu upaya untuk mendukung keberhasilan program, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar memfasilitasi kegiatan penyusunan Buku Kumpulan Materi PKP Guru SMP Tahun 2019 Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi. Buku ini telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Gerakan Literasi Nasional dan Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills) serta berisi aktivitas-aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk mendukung proses fasilitasi Pembekalan Instruktur Kab./Kota/Guru Inti. Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan fasilitasi bagi para peserta pembekalan untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang program yang akan dilaksanakan.

Kumpulan Materi PKP Guru SMP Tahun 2019 bisa diunduh melalui link di bawah ini.

  1. Materi PKP PJOK SMP - Bola Voli Single
  2. Materi PKP IPS SMP  - Manusia, Tempat, dan Lingkungan
  3. Materi PKP PPKn SMP - Pancasila
  4. Materi PKP Matematika SMP - Pembelajaran Bilangan Rasional
  5. Materi PKP SBdP SMP - Pemeranan
  6. Materi PKP Bahasa Indonesia SMP - Teks Deskripsi, Cerita Imajinasi, dan Prosedur
  7. Materi PKP Bahasa Inggris SMP - Teks Khusus
  8. Materi PKP Informatika SMP - Berpikir Komputasional
  9. Materi PKP IPA SMP - Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup
  10. Materi PKP BK SMP - Kemampuan Belajar
Demikian informasi mengenai Kumpulan Materi PKP Guru SMP Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Ayo bergabung dengan IKASNESATULA (Ikatan Keluarga Alumni SMP Negeri 1 Turi Lamongan )

video snesatula

Blog Archive

Link Khusus :

Khataman Al Quran

Khataman Al Quran
Kegiatan One Week One Juz

Popular Posts